Langsung ke konten utama

Karakter Role Model pada Narasumber Fortune Indonesia Summit 2022


Fortune Indonesia Summit 2022

FORTUNE Indonesia Summit 2022 yang berlangsung pada pertengahan Mei 2022 ini, adalah kesempatan untuk belajar dari kesuksesan pebisnis yang diundang sebagai nara sumber.  Strategi mereka bertahan di dunia bisnis yang kian kompetitif, bisa menjadikan mereka role model (teladan) untuk banyak orang.


Mencari role model sudah jadi hobi saya sejak dulu.  Soalnya, asyik juga melihat sosok hebat yang mengilhami, apalagi kalau role model itu punya keistimewaan dan berkarakter. 


Karena sering nonton kartun, saat anak-anak role modelnya nggak jauh-jauh dari tokoh kartun.  Biasanya tokohnya hebat dan selalu menang melawan musuh.  Dia punya banyak cara untuk untuk menaklukkan lawan.  


Ada satu tokoh kartun favorit saya.  Dia sering memakai baju putih ala kelasi, tenaganya akan berlipat ganda kalau dia makan bayam. Jadi, jika diancam penjahat, dia cepat-cepat mengambil kaleng berisi sayur bayam dan melahapnya.  Nasib pun berubah.  Dalam sekali ayunan tinju, penjahat langsung melayang.


Kayaknya keren juga punya tenaga super, semua bisa dikalahkan.  Musuh lari tunggang-langgang kalau dia datang. Apalagi tokoh super ini tidak hanya menyelamatkan dirinya sendiri, tapi juga orang-orang yang memerlukan bantuan.


Namun, tokoh kartun pemakan bayam ini nggak bertahan lama sebagai role model, karena saya dulu nggak suka makan sayur.  Lagipula, kalau pun banyak makan sayur, nggak bisa instan kuat seperti si tokoh kartun.  Akhirnya, role model ini lewat begitu saja.


Seiring bertambahnya usia dan mulai suka baca komik, role model-nya berubah.  Sekarang ada komik tentang wartawan cerdas dari Eropa yang sering bepergian keliling dunia, sambil membawa seekor anjing putih.  Dengan kepiawaiannya, si wartawan berjambul dan kawan-kawannya mampu memecahkan berbagai misteri.


Komiknya asyik sekali dan saya beli sampai berjilid-jilid. Karakter tokoh-tokohnya unik dan beragam.  Jalan ceritanya juga susah ditebak dan  seru.  Pokoknya nggak pernah bosan membaca komik ini.




Ketika usia remaja, berubah lagi role model-nya.  Sekarang lebih suka melihat tokoh-tokoh publik yang banyak muncul di televisi.  Orang-orang ternama itu punya prestasi yang jadi impian banyak orang. Hidup mereka juga kelihatan sempurna.


Namun, akhirnya kelihatan juga karakter asli si tokoh publik.  Memang benar,  nggak ada orang yang sempurna di atas dunia ini.  Semua punya kekurangan, walau kadang disembunyikan dan lebih sering ditunjukkan kelebihannya. Tapi, cepat atau lambat, karakter asli seseorang akan terbongkar.


Kalau cuma mengorek kekurangan saja, saya nggak akan pernah belajar dari siapapun. Orang-orang paling hebat sekalipun bisa berbuat kesalahan, tapi mereka juga punya segudang prestasi yang patut ditiru.


Jadi, kenapa nggak belajar dari kesuksesan mereka?  Apa saja proses yang sudah mereka lewati untuk bisa sampai ke posisi puncak?  Bagaimana jatuh bangun mereka meraih prestasi?  Mendengar kisah sukses mereka bisa memotivasi saya untuk mengikuti jejaknya.


Agar mendapat tips dan trik kesuksesan, tidak hanya cukup mendengar dari 1 - 2 orang saja.  Semakin banyak narasumber yang kita dengar, semakin banyak informasi yang kita kumpulkan. Siapa tahu strategi para role model ini bisa ditiru.  

Apa Manfaat Punya Role Model?

Penting menemukan role model, apalagi yang sosoknya jelas ada di dunia nyata, bukan tokoh imajinasi seperti favorit saya dulu. Bukti dari hasil kerja mereka sudah kelihatan, prestasinya bukan halu.  Dengan  role model, kita jadi punya niat untuk berusaha lebih baik lagi. 
   

Role model bisa membuat kita jadi lebih semangat berusaha. Pernah nggak, malas bangun pagi karena berpikir, ah, hari ini pun gitu-gitu terus.  Hidup rasanya datar saja dengan segala rutinitasnya.  Akhirnya, santai saja karena nggak ada yang perlu diperjuangkan.


Kalau punya role model, jadi ingat kalau ada tujuan yang mau diraih. Misalnya, saya pingin kayak tokoh A, dia bisa sukses di dunia bisnis. Jadi berusahalah dari sekarang. Bangun pagi lebih semangat, karena ingat hari ini punya rencana untuk mengerjakan sesuatu. Sudah ada target ke depan yang mau dikerjakan.


Banyak yang bisa dipelajari dari role model, termasuk melihat proses jatuh bangun mereka, kita jadi tahu kalau nggak selamanya jalan mereka mulus.  Sandungan kerikil-kerikil, tergelincir, hingga memilih keputusan yang salah, sering terjadi. Cuma mereka nggak pernah menyerah hingga akhirnya sukses.


Terakhir, role model jadi inspirasi untuk tetap percaya diri. Mungkin ada yang pernah direndahkan karena punya mimpi setinggi bintang. Bukannya disupport orang terdekat, tapi malah disuruh sadar diri karena punya latar belakang yang nggak mendukung untuk sukses. Diajak pula untuk  menerima apapun yang ada hari ini, jangan berharap terlalu tinggi.


Kisah hidup role model boleh jadi alasan untuk terus berjuang, apalagi jika mereka punya latar belakang yang agak mirip dengan kita.  Berasal dari kalangan kebanyakan, yang kayaknya nggak punya bakat istimewa, tapi tetap mau sukses.


Jadi, omongan orang dianggap lewat saja, karena contoh nyatanya sudah ada.  Masalah hasil, jangan terlalu dipikirkan, yang penting berani mencoba.  Sayangkan, kalau rencana kita nggak pernah diwujudkan.


Sekarang kita bisa membaca banyak kisah tentang orang-orang sukses yang cocok jadi role model, salah satunya melalui majalah FORTUNE Indonesia. Baru-baru ini majalah FORTUNE Indonesia mengadakan FORTUNE Indonesia Summit 2022, yang melibatkan multi-stakeholder serta business person paling berpengaruh di Indonesia




Mereka bisa dijadikan role model agar kita berani bermimpi untuk mengikuti jejaknya.  Apa saja yang bisa kita tiru dari mereka? Yuk, simak ulasannya.


Majalah FORTUNE Indonesia

FORTUNE Indonesia, yang jadi bagian dari IDN Media Indonesia, diluncurkan pada tanggal 8 Agustus 2021.  Media ini berfokus pada ulasan tentang bisnis yang sedang tren di Indonesia, agar pembaca bisa menambah wawasan dan informasi tentang bisnis.  


Walaupun  disajikan dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, isi artikel tetap berkualitas. Ulasannya dituturkan secara story-telling dengan fakta aktual, hingga pembaca mampu menyerap informasi yang disampaikan.


Diterbitkan di tengah masa pandemi, majalah ini ingin menjadi pedoman dan inspirasi para pelaku bisnis di Indonesia.  Walaupun dampak dari keterpurukan ekonomi cukup parah, tapi FORTUNE Indonesia mengajak pembaca untuk tetap optimis melihat peluang-peluang bisnis.


Sebagai contoh, pada edisi pertama FORTUNE Indonesia mengangkat tema tentang Gojek dan Tokopedia.  Kedua startup unicorn karya anak bangsa ini memang fenomenal, apalagi di tengah masa pandemi. Bukannya terpuruk, mereka justru semakin unjuk taring. 


Seiring pembatasan ke luar rumah oleh pemerintah, konsumen banyak menggunakan jasa Gojek untuk menitipkan belanja, atau mengantar barang keperluan rumah tangga. Sedangkan melalui Tokopedia, konsumen bisa belanja online tanpa keluar rumah.


Melalui ulasan tentang kedua bisnis ini, pembaca diharapkan terinspirasi untuk menemukan ide bisnis start-up lain.  Mereka bisa meriset apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, membuat bisnis yang melayani dan memberi solusi, tanpa mengabaikan keuntungan bagi foundernya.


Walaupun terfokus pada bisnis, majalah FORTUNE Indonesia tidak hanya cocok untuk pebisnis dan pemerhati ekonomi, tapi juga pembaca yang tertarik dengan beragam informasi.  Misalnya, teknologi, barang-barang mewah (tapi bukan cerita tentang crazy rich abal-abal), hingga berita politik dan kesehatan.  


Diterbitkan secara cetak dan digital, pembaca mudah saja untuk membeli.  Untuk versi cetak, bisa diperoleh melalui akun resmi FORTUNE Indonesia di Tokopedia. Sedangkan versi digital, bisa diakses melalui aplikasi Gramedia ebook.


Ragam Kegiatan FORTUNE Indonesia Summit 2022

Tahun ini majalah Fortune menyelenggarakan FORTUNE Indonesia Summit 2022 selama dua hari, yaitu pada tanggal 18 - 19 Mei 2022 pukul 09.00 - 18.00 WIB di The Westin, Jakarta.  Melibatkan multi-stakeholder serta business person paling berpengaruh di Indonesia, platform ini diharapkan membawa pengaruh optimis untuk kebangkitan Indonesia pasca pandemi.


Para pebisnis yang hadir pada platform ini, membagikan pengalaman mereka dalam mengelola bisnis hingga menggurita, terutama saat krisis pandemi. Semua peserta acara bisa menambah ilmu dan mungkin saja terpikir ide baru. Terutama untuk generasi muda, mereka boleh terinspirasi dan menemukan peluang berpotensi.


Siapa tahu kelak ada peserta FORTUNE Indonesia Summit 2022 yang menjadi narasumber di tahun-tahun berikutnya.  Keren, kan!




Adapun yang menjadi narasumber pada tahun ini adalah :


Pada Hari Pertama :
# Opening Session
Winston Utomo, Founder & CEO IDN Media

# Indonesia : Epicenter of Commodity and Tourism
Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan RI
George Hendrata, CEO Tiket.com
Sandiaga S. Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI

# If You Can't Measure It, You Can't Improve It
Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Sunarso, Dirut BRI

# How to Adopt Growth Mindset and Revolutionize Your Business
Silmy Karim, Dirut Karakatau Steel
Salman Subakat, CEO Paragon Technology and Innovation

# Growing Beyond Core Business
Garibaldy Thohir, CEO Adaro Energy

# Ready Set and Grow : Indonesia Business Outlook 2022
Handaka Santosa, CEO SOGO Indonesia, Ketua Dewan HIPPINDO dan Ketua Umum APREGINDO
Teguh Yudo Wicaksono, Head of Mandiri Institute

# NFT : What You Need to Know
Andrew Solo, Co-founder Karafuru
Napoleon, Founder of Scholarz dan NFT Enthusiast
Cipta Ciputra Harun, NFT Collector

# Triple Crown of Growth : Leadership, GCG, Fit Strategy
Umesh Phadke, Presdir L'Oreal Indonesia
Budiarto Halim, CEO Erajaya Swasembada

# Next Generation Indonesia
Erastus Radjimin, Founder and CEO ARTOTELGroup
Belinda Tanoko, Dirut Tanrise Property
Dyota M. Marsudi, Presdir Aladin Syariah

Pada hari Kedua :
# Innovation in the Fast Track
Roderick Purwana, Managing Partner East Ventures
John Riady, CEO Lippo Karawaci & Direktur Lippo Grup

# Metaverse : New Big Thing of Economy
Pieter Lydian,  Country Director for Meta Indonesia
Indrawan Nugroho, CEO & Co-founderCorporate Innovation Asia (CIAS)

# Woman in the Work Place
Shinta W. Kamdani, CEO Sintesa Group
Parwati Surjaudaja, Presdir OCBC NISP
Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan EkonomiKreatif

# When Profit Meets the Planet
Pandu Sjahrir, Founding Father AC Venture dan Vice President Director TBS Energi Utama
Ganesan Ampalavanar, Presdir Nestle Indonesia

# How to Become a Game Changer
Edward Tirtanata, CEO dan Co-founder Kopi Kenangan
Tjandra Gunawan, Presdir Bank Neo Commerce

# The Sudden Rise and Future of Investment
Avina Sugiarto, Venture Partner of East Ventures
Oscar Darmawan, CEO Indodax

# The Future of Media
Sutanto Hartono, Managing Director EMTEK
Winston Utomo, Founder & CEO IDN Media
Raffi Ahmad, Artis dan Chairman RANS Entertainment


Dalam penyelenggaraan ini juga diberikan awarding session bagi sejumlah tokoh yang masuk dalam FORTUNE Indonesia Businessperson of the Year dan 40 under 40.


Nama-nama besar yang masuk dalam kategori FORTUNE Indonesia Businessperson of the Year, adalah :
Garibaldi Thohir, CEO Adaro Energy; 
Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, 
Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina; 
William Tanuwijaya, CEO Tokopedia;
M. Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kadin dan Presiden Direktur Indika Energy


Sementara daftar 40 Under 40 memuat nama tokoh Indonesia dari berbagai sektor dengan usia di bawah 40 tahun—per 1 Februari 2022—seperti 

Anderson Tanoto, Managing Director RGE; 
Edward Tirtanata & James Prananto, Co-founder & CEO Kopi Kenangan; 
John Riady, CEO Lippo Karawaci & Direktur Lippo Group; 
Roderick Purwana, Managing Partner of East Ventures; 
Konten kreator Arief Muhammad
Achmad Zaky, Co-founder Bukalapak
Anderson Sumarli, CEO dan Co-founder Ajaib
Erastus Radjimin, Founder and CEO ARTOTEL Group
Ernest Saudjana, Managing Director and Partner Boston Consulting Group
Oscar Darmawan, CEO Indodax
Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia
Dyota Marsudi, CEO Bank Aladin Syariah
Nadiem Anwar Makarim, Mendikbud, Riset, dan Teknologi
Eko Yuli Irawan, Atlet Angkat Besi
M. Alfatih Timur, CEO dan Founder Kitabisa.com, dan banyak lagi.



Tema dan Topik FORTUNE Indonesia Summit 2022

Ada tiga tema yang menjadi ulasan penting dalam platform ini, yaitu 


Impact

Winston Utomo, Founder dan CEO IDN Media, dalam kata sambutannya mengatakan, platform ini adalah sarana untuk mewujudkan mimpi Indonesia.  


Dengan kekayaan alam dan potensi demografi Indonesia, negara kita punya kesempatan untuk jadi bangsa yang maju. Kita bermimpi untuk melihat suatu hari nanti Indonesia menjadi lebih baik lagi, dibanggakan, serta dihormati di seluruh dunia. Untuk jadi bangsa yang besar, perlu penduduk yang berkualitas


FORTUNE Indonesia Summit 2022 adalah kesempatan untuk belajar dari orang-orang yang telah sukses, agar prestasi mereka bisa memotivasi orang lain untuk mengikuti jejaknya, terutama dalam meningkatkan kualitas SDM.  Semakin banyak anak bangsa yang berkualitas, semakin dekat upaya mewujudkan Indonesia maju. 


Sustainability
Setelah digempur pandemi Covid19 selama dua tahun, banyak perusahaan yang tiarap dan susah untuk bangkit lagi.  Namun, ada  yang mampu melewati badai, bahkan tumbuh lebih kokoh.


Daya tahan dan ketangguhan pebisnis bertahan di zaman yang sulit, jadi topik menarik pada platform ini.  Ada beberapa pimpinan perusahaan yang mampu memimpin timnya melewati badai.


Bagaimana mereka mengambil keputusan, berani menghadapi resiko, dan berjalan di tengah ketidakpastian, bisa jadi pelajaran penting yang diperoleh dari peserta acara ini.


Salah satu contoh dari daya tahan dan ketangguhan mengelola bisnis adalah Silmy Karim, yang memaparkan keberhasilannya memimpin tim mencetak laba untuk perusahaan.


Nahkoda  PT Krakatau Steel (Persero) Tbk KRAS ini berhasil menyelamatkan perusahaan dari ancaman gulung tikar. Sosok Bussinessperson of The Year 2021 tersebut berhasil meningkatkan keuntungan Rp 508,74 miliar, dari tahun lalu yang hanya mecapai Rp 137,22 milliar.


Growth
Selama pandemi, bisnis tidak hanya sekedar bertahan, tapi terus bertumbuh (growth) dan memperoleh laba.  Apalagi setelah masyarakat semakin akrab dengan teknologi digital, berbagai peluang bisnis bisa terbuka lebar, asalkan perusahaan mampu beradaptasi. 


Untuk tetap bertahan di posisi sekarang, perusahaan terus berinovasi atau mati.  Salah satu bisnis yang berhasil membuat inovasi untuk mendukung growth adalah Tiket.com.  Mereka membuat travel app yang fokus pada kebutuhan konsumen.  Caranya adalah dengan memantau twitter 24 jam non stop untuk mengetahui keluhan konsumen.


Menurut CEO Tiket.com, George Hendrata, ada dua hal yang perlu dilakukan agar dicintai konsumen, yaitu :

Pertama, menyelesaikan semua keluhan konsumen secara cepat dan memuaskan.  

Kedua, membuat layanan yang lebih baik. Dengan menggunakan  Tiket.com, konsumen merasa kalau perusahaan membuat prosedur pemesanan yang mudah, anti ribet, serta pelayanan yang melebihi daripada yang diminta konsumen.
 

Selain tema dia atas, ada lagi topik-topik yang tak kalah menarik dibahas pada platform ini, yaitu :


Market 
Perkembangan teknologi memungkinkan bisnis unuk memperluas jangkauan pemasaran.  Kalau dulu bisnis hanya mengandalkan media elektronik dan cetak yang serba terbatas, kini ada gadget yang jangkauannya lebih luas.


Anak-anak hingga usia lanjut sudah menggunakan gadget, hingga target market bisa lebih bervariasi, tidak lagi difokuskan pada generasi tertentu.  Bisnis pun semakin beragam dan inovatif.


Raffi Ahmad yang mendirikan RANS Entertainment ikut merasakan dampak dari kemajuan era digital ini.  Youtube dan Instagram adalah media bagi bisnis untuk terus berkembang. Medsos sangat berpengaruh dan follower Raffi ikut meningkat dari berbagai lapisan usia.



Raffi tidak pernah kehabisan ide untuk mengembangkan bisnis. Kegigihannya membangun bisnis sejak muda, telah menunjukkan hasil yang signifikan sekarang.


Business 
Bisnis tidak hanya berbicara mengenai rugi laba, tapi juga berbicara mengenai manfaat untuk orang lain. 


Salah satu cara membangun Indonesia maju adalah membuat bisnis yang bermanfaat untuk orang banyak.  Seperti yang diuraikan oleh John Riady (CEO Lippo Karawaci dan Direktur Lippo Grup), bisnis yang bermanfaat adalah bisnis yang memecahkan masalah konsumen.  


Bisnis tersebut bisa berupa online atau offline. Hindarilah persaingan antara bisnis online dan offline, karena konsumen punya selera masing-masing. Ada yang lebih suka offline, karena bisa melihat langsung produknya.  Namun, ada juga yang tertarik belanja online, sebab lebih praktis.


Jadi, bisnis yang sehat adalah bisnis yang mempermudah konsumen menemukan solusi atas masalah mereka.




Finance 
Untuk membangun bisnis diperlukan tidak hanya sumber keuangan, tapi juga integritas pimpinannya. Hal ini dikemukakan oleh Belinda Tanoko, yaitu Dirut Tanrise Property. 


Pimpinan memberikan inspirasi serta integritas pada tim, agar bisa membangun kepercayaan antara kedua belah pihak. Tim yang kompak bekerja sama, memungkinkan kinerja lebih maksimal untuk memperoleh profit bagi perusahaan..


Selain itu untuk meningkatkan profit, dibuat produk baru serta konsisten untuk terus ekspansi pasar.  Dengan demikian, konsumen tertarik untuk membeli produk inovatif tersebut.


Tech 
Sekarang manusia sudah semakin tergantung dengan teknologi.  Dari mulai membuka hingga memejamkan mata kembali, kita dekat dengan teknologi, contohnya gadget.


Kecepatan teknologi jadi mempermudah pekerjaan manusia, serta lebih menghemat waktu.  Sekarang kita tak perlu lagi antri lama di bank, karena sudah ada internet banking.  Uang tunai bisa diganti dengan uang digital. Ada pula metaverse yang memungkinkan orang bertemu secara virtual


Salah satu kemajuan teknologi adalah dengan munculnya uang digital, yaitu bitcoin dan kawan-kawan kriptonya. Peluang inilah yang kemudian ditangkap oleh Oscar Darmawan sebagai founder Indodax, yaitu perusahaan yang memperdagangkan kripto.


Awal berdirinya tahun 2013, Oscar jadi langganan pemanggilan dari pihak PPATK, kepolisian, densus, BI, hingga satgas OJK. Nggak heranlah, karena sampai sekarang pun kripto masih kontroversi.  Apalagi dulu. Sedikit saja salah menjawab pertanyaan, Oscar bisa langsung kena sanksi.


Karena punya visi tentang kripto di masa mendatang, Oscar tetap mempertahankan eksistensi Indodax. Sekarang prediksinya terbukti. Kripto jadi salah satu investasi yang banyak peminatnya.  Member Indodax pada 2022 ini saja sudah mencapai 5 juta orang.


Leadership 
Dalam masa-masa sulit, pemimpin adalah kompas bagi timnyaPemimpin bisa membangkitkan kepercayaan diri anggota yang dipimpinnya, sebaliknya pemimpin yang ragu bisa menjatuhkan mental.


Pemimpin memberi contoh mindset kuat untuk anak buahnya, yaitu bisa bangkit kembali di masa sulit.  Pemimpin boleh jadi mengambil keputusan tidak populer, tapi mampu menyelamatkan perusahaan dari kehancuran.  


Seperti yang diungkapkan Silmy Karim, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, agar tim bisa berjalan selaras, diperlukan strategi cerdas dari pimpinan,yaitu :


Pertama, Mindset tangguh dari pimpinan dan timnya
Perlu punya moral prajurit seperti dalam berperang, salah pola pikir maka salah pula tindakan yang diambil.


Kedua, karakter pemimpin yang kuat
Tidak semua keputusan menyenangkan banyak orang, namun demi kepentingan banyak orang, tetap ada hal yang diambil.


Ketiga, punya mental tangguh petarung
Tak kenal menyerah dan mampu bangkit lagi dalam keadaan sulit.


Sustainability.
Masalah yang dialami bisnis bisa jadi titik balik kebangkitan perusahaan untuk lebih tangguh dari sebelumnya.  Berulang kali menghadapi tantangan, perusahaan tidak ambruk, tapi justru bangkit lebih kokoh.


Hal ini persis dari uraian Salman Subakat, CEO Paragon Technology dan Innovation.  Perusahaan yang bergerak di bidang kosmetik halal yang bermerek Wardah dan Emina ini sempat goncang.




Pada tahun 1991, Paragon  terbakar dan hanya menyisakan 1/10 dari perusahaan.  Namun mereka bisa bangkit kembali dan membangun bisnis besar.


Masalah baru datang lagi, yaitu krisis moneter 1998.  Harga dollar naik, sementara produk dijual dalam bentuk rupiah. Daya beli masyarakat menurun, tapi harga terus naik.


Ketangguhan tim Paragon berhasil membuat mereka lolos dari ancaman kebangkrutan. Pengalaman tersebut justru membuat mereka semakin kokoh, termasuk ketika menghadapi pandemi.


Karakter Role Model dari Narasumber FORTUNE Indonesia Summit 2022

Setelah mengetahui ulasan dari narasumber, karakter role model apa saja yang bisa dijadikan contoh?


Tangguh dan punya daya tahan menghadapi krisis
Tirulah semangat Silmy Karim membawa Krakatau Steel selamat dari jurang kebangkrutan.


Berani
Karakter Oscar Darmawan yang tetap menjalankan bisnis kripto, walaupun berkali-kali dipanggil pihak berwajib.


Kreatif dan Inovatif
Bicara tentang Raffi Ahmad yang tak pernah kehabisan ide membangun bisnisnya.


Memberikan solusi untuk konsumen
Tentang tiket.com yang selalu memantau keluhan, serta berusaha memberikan layanan lebih dari yang dapat dipikirkan konsumen.


Pantang menyerah
Ini kisah tentang Paragon yang berkali-kali dihantam krisis, namun tetap mampu bangkit.


Integritas
Belinda Tanoko dari Tanrise Property selalu mengedepankan integritas dalam berinteraksi dengan timnya.




Yap, karakter mereka dalam memimpin perusahaannya bisa dijadikan role model untuk kita.



Sumber :
Canva dan idn.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prioritaskan Kesehatan Mata Sebagai Investasi Seumur Hidup

Kaca mata identik dengan orang tua dan kakek nenek lansia. Penglihatan yang mulai mengabur karena faktor usia ataupun penyakit, membuat para warga senior banyak yang bermata empat. Namun, apa jadinya kalau anak-anak sudah menggunakan kaca mata? Berkaca mata sejak usia 12 tahun, saya paham bagaimana risihnya dulu pertama kali memakai benda bening berbingkai ini. Saat masuk ke kelas, ada beragam tatapan dari teman-teman, mulai dari yang bingung, merasa kasihan, sampai yang meledek.  "Ih, seperti Betet!" Begitu gurauan seorang anak diiringi senyum geli. Hah, Betet? Sejak kapan ada burung Betet yang memakai kaca mata.  Cerita beginian cuma ada di kisah dongeng. Terlalu berlebihan. Candaannya diabaikan saja Waktu itu,  bukan perkara mudah menjadi penderita rabun jauh atau miopia. Apalagi di sekolah saya tidak banyak anak yang memakai kaca mata. Kalau kita beda sendiri, jadi kelihatan aneh.  Padahal, siapa juga yang mau terkena rabun jauh? Walaupun risih, keluhan mata tidak boleh

Konservasi Hutan untuk Ekonomi Hijau bersama APRIL Group

Gerakan ekonomi hijau atau Green Ekonomy mulai disosialisaikan oleh United Nation Environment Program (UNEP) pada tahun 2008. Konsep ini menitikberatkan pada kegiatan ekonomi untuk kemajuan negara, dengan memperoleh keuntungan bersama antara produsen dan konsumen, tanpa merusak lingkungan. Salah satu lingkungan yang dipantau adalah hutan. Sebagai salah satu pabrik pulp dan kertas terbesar di dunia,  pengalaman APRIL Group , melalui anak perusahaannya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, Riau, Indonesia, dapat menjadi referensi untuk pelestarian lingkungan. Perusahaan tetap konsisten mengelola pabrik, tanpa mengabaikan alam, bahkan  melalui program APRIL2030 , ikut meningkatkan  kesejahtearaan masyarakat  dan turut mengurangi emisi karbon . Yuk, kita simak aktivitas ekonomi hijau bersama perusahaan ini. Ekonomi Hijau untuk Menjaga Keanekaragaman Hayati  Sumber : Pixabay  Konservasi Hutan untuk Mencegah Deforestasi Setiap tahun, perusahaan mampu memproduksi 2,8 jut

Ketika Konten Blog Menggeser Sistem Marketing Jadul

Dahulu kala ketika internet belum semasif sekarang, rumah sering didatangi Mbak-mbak atau Mas-mas  berpenampilan menarik. Dengan senyum menawan, mereka mengulurkan tangan menawarkan produk dari perusahaannya. "Maaf, mengganggu sebentar. Mari lihat dulu sampel produk kami dari perusahaan XYZ." Begitu mereka biasanya memperkenalkan diri. Mayoritas pemilik rumah langsung menggeleng sambil meneruskan aktivitasnya. Sebagian lagi acuh sembari mengalihkan perhatian. Ada juga yang masuk ke rumah dan menutup pintu. Respon para salesman tersebut pun beragam. Beberapa orang dengan sopan berlalu dari rumah, tapi ada pula yang gigih terus mendesak calon konsumen.  Walaupun upayanya nihil karena tetap dicuekin. Saat dulu masih kanak-kanak, saya pernah bertanya pada orang tua. Kenapa tidak membeli produk dari mereka? Kasihan sudah berjalan jauh, terpapar sengatan sinar matahari pula. Mereka pun sering diacuhkan orang, bahkan untuk salesgirl beresiko digodain pria iseng. Jawaban orang tua